SELAYAR.INIMAKASSAR.COM – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, menyampaikan peringatan penting terkait tingkat literasi keagamaan di Tanah Air. Di hadapan ribuan Jemaah pada Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu, 22 Agustus 2026, Menag mengungkapkan fakta bahwa mayoritas umat Islam di Indonesia masih mengalami buta huruf Al-Qur’an.
Dalam perhelatan tersebut, Wahdah Islamiyah secara resmi mengukuhkan 10.000 Guru Qur’an yang akan ditugaskan mengajar di berbagai penjuru Nusantara. Menag mengaku terharu menyaksikan komposisi para pendidik Al-Qur’an yang dikukuhkan, dimana keterwakilan guru ngaji perempuan dan laki-laki berada dalam jumlah yang seimbang.
“Saya merinding menyaksikan yang hadir di sini. Ini pemandangan luar biasa, para pejuang Al-Qur’an yang siap membebaskan masyarakat dari buta aksara Al-Qur’an dan menembus batin para muridnya,” ungkap Menag.
Mengakhiri keterangannya, Menag mengapresiasi konsistensi Wahdah Islamiyah sebagai ormas yang relatif baru namun memiliki daya jangkau massa yang sangat masif di Tanah Air, serta mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus merawat nilai-nilai keagamaan dan moderasi secara harmonis.***






